Absurd

Awal Kepikiran Nge-Blog

Dunia blogging sudah tidak asing lagi di telinga kita. Bisa dipastikan bahwa telah banyak blogger-blogger sukses di Indonesia. Mulai dari Raditya Dika, Marischa Prudence, hingga Mas Sugeng. Namun kini nama-nama mereka mulai tenggelam karena kalah dengan kanal youtube yang telah menghasilkan vlogger. Untuk menjadi blogger yang sukses tentu saja perlu banyak perjuangan dan pengorbanan yang harus dilakukan. Ya, sukses memang tak semudah membalikkan telapak tangan.

Saya pertama kali mengenal dunia blog saat memiliki laptop pertama kali yaitu kelas 1 SMP. Saat itu saya berpikir bagaimana caranya saya bisa mendapatkan uang dari laptop. Iseng-iseng saya browsing di google. Saran dari mbah google kebanyakan yaitu menjadi desainer, onlineshop, dan jasa translator. Tapi saya menemukan sebuah artikel yang menurut saya menarik yaitu dengan saran menjadi penulis. Ya, penulis blog. Di jaman itu juga stand up comedy menjadi booming dan saat itu bintang terkenalnya yaitu Raditya Dika. Kebetulan saya ngefans sama bang Radit hingga saya menemukan blog pribadi bang Radit yang menurut saya itu Epic banget buat dipandang desainnya dan juga isinya enak dibaca.

Tampilan Blog Lawas Raditya Dika

Jujur saja saya tidak pandai menulis (bukan tulis tangan ya). Karena blog dari bang Radit inilah yang menginspirasi saya untuk menjadi seorang blogger (ya walaupun tidak ada yang mengakui saya seorang blogger). Sejak saat itulah saya tertarik masuk ke dunia blogger (walaupun gaada harapan menjadi blogger terkenal) hingga saya mengikuti lomba blog di salah satu SMA Swasta di Surabaya dan bintang tamunya sendiri yaitu bang Raditya Dika. Alhamdulillah walaupun tidak juara, namun bisa masuk 10 besar blogger se-GerbangKertasusila dan juga pastinya bisa melihat langsung wajah dari seorang Raditya Dika yang biasanya cuma bisa dilihat dari balik kaca (baca: tv).

Namun sekarang dunia blogger sudah tenggelam (bukan brarti sudah punah) setelah youtube menjadi tenar dan menciptakan bantak vlogger. Tidak ada unsur untuk menyalahkan vlogger. Baik blogger maupun vlogger sama-sama menunjukan kreativitas mereka. Mungkin karena tipikal orang Indonesia yang tidak suka membaca juga akhirnya blogger mulai ditinggalkan ya (cuma pendapat pribadi).

Jadi kesimpulannya, inspirasi nge-blog saya karena melihat isi dari blog pribadi bang Raditya Dika yang sekarang juga link blog bang Radit sudah di direct ke kanal yutubnya. Walaupun bang Radit sudah tidak menulis blog, tapi saya tetap semangat untuk menulis dan mendesain sebuah blog.

Jika suka, bagikan postingan ini ke:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments