Pertanyaan dalam Isi Kepala

Apa Bedanya Saham dan Forex??

Banyak yang bilang bahwa investasi saham sama dengan investasi Forex. Pernyataan ini salah besar. Saham dan Forex sangat beda walaupun sama-sama menampilkan grafik seperti detak jantung dan menghasilkan uang. Dalam pasar saham maupun pasar forex, kita dapat melakukan aktivitas trading (perdagangan) instrumen di dalamnya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan nilai instrumen tersebut.

Berikut ini pengertian dari saham dan Forex. Saham merupakan surat berharga yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan. Pemilik saham ini berhak menerima sebagian pendapatan (baik dari capital gain maupun dividen) dari perusahaan serta bersedia menanggung risiko kerugian yang diderita perusahaan. Mereka yang memiliki saham perusahaan punya hak ambil bagian terhadap pengelolaan perusahaan seperti RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Sedangkan Forex merupakan perdagangan mata uang dari beberapa negara yang berlainan dengan maksud untuk memperoleh keuntungan. Dalam hal ini, forex atau Foreign Exchange (transisi valuta asing).

Berikut adalah kunci dalam membandingkan atau membedakan forex dan saham:

  1. Instrumen yang Diperdagangkan. Dalam pasar saham, instrumen yang diperdagangkan adalah surat bukti kepemilikan atas perusahaan atau perseroan terbatas. Sedangkan dalam forex, instrumen yang diperdagangkan adalah mata uang negara-negara di dunia. Berbeda dengan trading forex yang membandingkan nilai mata uang sebuah negara dengan mata uang negara lainnya, pada trading saham, nilai saham sebuah perusahaan tidak dibandingkan dengan saham perusahaan lain.
  2. Likuiditas. Seperti yang diketahui, likuiditas pasar forex menjadi daya tarik bagi investornya. Pasar ini paling likuid dibandingkan lainnya karena kapitalisasinya yang besar. Sementara, likuiditas di pasar saham sangat bergantung pada popularitas dan kapitalisasi dari saham yang dibeli.
  3. Volatilitas. Indikator ini mengukur harga jangka pendek. Beberapa trader mungkin memilih jangka pendek dan bergantung pada volatilitas untuk memperoleh keuntungan dari perubahan harga yang cepat di pasar. Sementara, trader lain mungkin lebih memilih investasi yang tidak terlalu “bergejolak dan kurang berisiko”. Volatilitas pasar forex sangat tinggi. Artinya, harga bisa naik tinggi dengan cepat dan sebaliknya. Sementara, pola harga saham cenderung lebih stabil dan dapat dilacak dari waktu ke waktu. Dengan demikian, banyak trader jangka pendek yang memilih pasar valas. Sementara, investor jangka panjang kemungkinan lebih menyukai stabilitas yang ditawarkan oleh saham blue chips.
  4. Leverage. Perbedaan kedua terletak pada sisi leverage. Leverage sendiri pada dasarnya adalah penggunaan sumber dana dan juga aset perusahaan yang memiliki fixed cost atau biaya tetap. Penggunaan sumber dana dan aset tersebut bertujuan untuk meningkatkan potensi keuangan dari para pemegang saham. Leverage memungkinkan seseorang melakukan transaksi dengan modal yang lebih kecil dibandingkan modal sesungguhnya. Pasar forex menawarkan leverage yang lebih tinggi. Sementara, leverage di pasar saham sangat kecil atau bahkan tidak ada. Misalnya di AS, investor memiliki akses ke leverage dengan rasio 2:1. Sedangkan forex menawarkan leverage hingga 50:1. Namun, perlu diketahui bahwa belum tentu seluruh leverage bagus.
  5. Waktu Trading. Perbedaan lain antara saham dan forex adalah pada waktu trading. Sesi trading untuk saham dibatasi pada jam bursa. Jam buka dan tutup bursa saham di setiap negara tentunya berbeda-beda. Misalnya, di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin-Kamis sesi I akan dibuka pada pukul 9.30-12.00 WIB dan dilanjutkan sesi II pada 13.30-15.30 WIB atau waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Sedangkan pada Jumat, sesi I dibuka pukul 09.00-11.30 WIB dan sesi II pada 14.00-16.00 WIB atau JATS. Sementara, di pasar forex, trading tetap aktif sepanjang waktu. Sebab, forex diperdagangkan di seluruh dunia yang memiliki perbedaan waktu. Dalam pasar forex terdapat empat sesi perdagangan di dunia, yaitu sesi Australia (Sydney) yang dimulai pukul 05.0014.00 WIB, kemudian dilanjutkan oleh sesi Asia (Tokyo) dimulai pukul 07.00-16.00 WIB, sesi Eropa (London) yang dimulai pukul 13.00-22.00 WIB, dan sesi Amerika (New York) dimulai pukul 20.00-05.00 WIB.
  6. Lembaga Regulasi. Pada pasar saham, lembaga yang berwenang untuk regulasi yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibawah naungan Menteri Keuangan. Sedangkan pada pasar forex lembaga yang berwenang yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dibawah naungan Menteri Perdangangan. Keduanya, baik OJK maupun Bappebti. sama-sama terpercaya dan lahir dari Undang-undang.

Oke, sekarang sudah paham kan perbedaan saham dan forex? Jangan karena sama-sama menampilkan grafik naik turun kalian jadi berpendapat bahwa saham dan forex adalah sama. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian dan jika ada salah dalam penulisan mohon dikoreksi. Terima kasih.

Sumber:
– www.kompas.com/tren/read/2020/11/16/120500365/5-perbedaan-pasar-saham-dan-forex-apa-saja-?page=all
– help.pluang.com/knowledge/perbedaan-antara-ojk-dan-bappebti

Jika suka, bagikan postingan ini ke:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments